YANG BANYAK BELUM TENTU BENAR
Oleh : Nur Amin Bin Nasar
Bismillahi Washolatu ala Rasulillah...amma,Ba'du
Banyaknya Pengikut belum tentu mereka berada di atas kebenaran...,
Sufyan Bin 'Uyainah Rahimahullah ia berkata : " Usy lukuuw syubulal haqqi wa laa tastaw hisuuw min qillati ahlihaa "' Tetaplah menempuh jalan2 kebenaran, dn janganlah merasa kesepian dgn sedikit pengikutnya'
(Shifatush Shafwah.2/235)
Kebenaran itu tdk dapat diukur dgn banyaknya follower, sehingga seorang muslim harus punya prinsip dan tidak goyah dgn sedikitnya pengikut, Allah subhanahu wata’ala berfirman :,
وَإِنْ تُطِعْ أَكْثَرَ مَنْ فِي الْأَرْضِ يُضِلُّوكَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ ۚ إِنْ يَتَّبِعُونَ إِلَّا الظَّنَّ وَإِنْ هُمْ إِلَّا يَخْرُصُونَ“.
"Dan jika kamu mengikuti kebanyakan manusia yang di muka bumi ini, niscaya merekaakan menyesatkan mu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah)”(QS. Al An’am: 116).
Akan tetapi tiap pendapat haruslah berdasarkan dalil yg shahih dgn bertumpu kepada (Perkataan) Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, karna ucapan beliau sudah menjadi hujjah "dalil "Allah Subhanahu Wata'ala telah mengabarkan tentang umat terdahulu bahwa kaum minoritas(sedikit) bisa saja berada di atas kebenaran.
Allah Subhanahu Wata'ala berfirman :
:وَمَا آمَنَ مَعَهُ إِلَّا قَلِيلٌ
"Dan tidak beriman bersama dengan Nuh itu kecualisedikit. (Hud/11:40).
Maka, siapa saja berada di atas kebenaran yang berlandaskan dalil yg shahih dan lurus, berpegang kuat dengannya dalam ucapan, perbuatan, serta keyakinan, meskipun ia sendirian,dialah orang yang benar dan berada jalur lurus, dan selanjutnya pantas untuk diikuti oleh orang lain.
Bahkan, walau pun tidak ada seorang pun yg berpegang teguh dgn al-haq, selama itu merupakan kebenaran, tetaplah merupakan kebenaran dan menjadi sumber keselamatan...
Apabila kebanyakan orang Terombang-ambing didalam kebatilan dgn melanggar syariat, tdk konsisten dgn apa yg diajarkan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam yg diutus untuk menyampaikan ilmu dan petunjuk kepada semua manusia...
mengadakan hal-hal baru dalam agama Islam yang tidak ada dasar dan perintah yg dicontohkan yang jelas dan tidak pernah dikenal oleh generasi terbaik umat Islam dalam kondisi demikian.! pendapat mereka itu harus ditolak dan tidak boleh terpengaruh walaupun jumlah mereka banyak, Disebut kebenaran jika sesuai dengan dalil (Al-Qur'an dan As-Sunnah( Hadits )shahih dengan bertumpu pada pemahaman Salaful ummah...yakni Para Sahabat...Barakallahu fikum..
Bismillahi Washolatu ala Rasulillah...amma,Ba'du
Banyaknya Pengikut belum tentu mereka berada di atas kebenaran...,
Sufyan Bin 'Uyainah Rahimahullah ia berkata : " Usy lukuuw syubulal haqqi wa laa tastaw hisuuw min qillati ahlihaa "' Tetaplah menempuh jalan2 kebenaran, dn janganlah merasa kesepian dgn sedikit pengikutnya'
(Shifatush Shafwah.2/235)
Kebenaran itu tdk dapat diukur dgn banyaknya follower, sehingga seorang muslim harus punya prinsip dan tidak goyah dgn sedikitnya pengikut, Allah subhanahu wata’ala berfirman :,
وَإِنْ تُطِعْ أَكْثَرَ مَنْ فِي الْأَرْضِ يُضِلُّوكَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ ۚ إِنْ يَتَّبِعُونَ إِلَّا الظَّنَّ وَإِنْ هُمْ إِلَّا يَخْرُصُونَ“.
"Dan jika kamu mengikuti kebanyakan manusia yang di muka bumi ini, niscaya merekaakan menyesatkan mu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah)”(QS. Al An’am: 116).
Akan tetapi tiap pendapat haruslah berdasarkan dalil yg shahih dgn bertumpu kepada (Perkataan) Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, karna ucapan beliau sudah menjadi hujjah "dalil "Allah Subhanahu Wata'ala telah mengabarkan tentang umat terdahulu bahwa kaum minoritas(sedikit) bisa saja berada di atas kebenaran.
Allah Subhanahu Wata'ala berfirman :
:وَمَا آمَنَ مَعَهُ إِلَّا قَلِيلٌ
"Dan tidak beriman bersama dengan Nuh itu kecualisedikit. (Hud/11:40).
Maka, siapa saja berada di atas kebenaran yang berlandaskan dalil yg shahih dan lurus, berpegang kuat dengannya dalam ucapan, perbuatan, serta keyakinan, meskipun ia sendirian,dialah orang yang benar dan berada jalur lurus, dan selanjutnya pantas untuk diikuti oleh orang lain.
Bahkan, walau pun tidak ada seorang pun yg berpegang teguh dgn al-haq, selama itu merupakan kebenaran, tetaplah merupakan kebenaran dan menjadi sumber keselamatan...
Apabila kebanyakan orang Terombang-ambing didalam kebatilan dgn melanggar syariat, tdk konsisten dgn apa yg diajarkan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam yg diutus untuk menyampaikan ilmu dan petunjuk kepada semua manusia...
mengadakan hal-hal baru dalam agama Islam yang tidak ada dasar dan perintah yg dicontohkan yang jelas dan tidak pernah dikenal oleh generasi terbaik umat Islam dalam kondisi demikian.! pendapat mereka itu harus ditolak dan tidak boleh terpengaruh walaupun jumlah mereka banyak, Disebut kebenaran jika sesuai dengan dalil (Al-Qur'an dan As-Sunnah( Hadits )shahih dengan bertumpu pada pemahaman Salaful ummah...yakni Para Sahabat...Barakallahu fikum..

Komentar
Posting Komentar