Bergembiralah,Jika engkau ditakdirkan Hidup Miskin,Maka Bersabarlah Menjalaninya

 







Oleh : Nur amin Bin Nasar

Sering kita melihat orang yang hidup miskin merasa sangat rugi dan kecewa dengan apa yang telah terjadi dalam kehidupanya. Kemiskinan dan kekurangan harta bukanlah suatu aib,bahkan hidup miskin pun bisa merupakan takdir..padahal kita sudah berihktiar selalu dengan susah payah nya kita berusah akan tetapi hasil dari usaha kita tidak sebesar yg kita harapkan.

Janganlah kita merasa minder di hadapan siapapun karna pada hakikatnya kita sama-sama manusia...

Janganlah banyak mengeluh dan banyak gunda akan kondisi kemiskinan kita,dan terus berusah dan berdoa,terapkan ketaqwaan kpd Allah dengan sebenar-benarnya.

Tapi sungguh perasaan itu akan sirna bila kita melihat bagaimana agama Islam memuliakannya, lihatlah beberapa point penting berikut :

Keberadaan orang miskin sangat penting dalam masyarakat, sebagaimana sabda Nabi shollallohu alaihi wasallam : “Tidakkah kalian diberi pertolongan dan diberi REZEKI, melainkan dengan orang-orang lemah kalian“. 

(HR. Bukhori: 2896).

Dan termasuk dalam kriteria orang lemah adalah mereka yg miskin.

Sebagaimana dijelaskan para ulama.

Nabi shallallahu alaihi wasallam berharap hidup miskin dan digiring di akhirat bersama para fakir miskin, Beliau dahulu berdoa:

اللَّهُمَّ أَحْيِنِي مِسْكِينًا وَأَمِتْنِي مِسْكِينًا وَاحْشُرْنِي فِي زُمْرَةِ الْمَسَاكِينِ يَوْمَ القِيَامَةِ

“Ya Allah hidupkanlah aku sebagai seorang miskin, matikanlah aku sebagai seorang miskin, dan giringlah aku pada hari kiamat bersama kelompoknya orang-orang miskin“. 

(HR. Attirmidzi: 2352 dan yg lainnya, hadits ini dihasankan oleh Syeikh Albani).

Mayoritas penduduk SURGA adalah kaum fakir miskin, sebagaimana sabda Nabi shollallohu alaihi wasallam : “Aku telah berdiri di depan pintu surga, maka (kulihat) mayoritas orang yg memasukinya adalah orang-orang miskin“. 

(HR. Bukhori: 6547, Muslim: 2736)

Sungguh begitu mulia, para fakir miskin dalam sudut pandang Islam.

Semoga kita bisa mensyukuri hidup ini dalam kondisi apapun,dan selalu berusaha dan beramal sholeh untuk memanfaatkan kehidupan ini dn mengumpulkan bekal akherat dengan sebaik-baiknya….

Allah Subhanahu wa Ta'ala Berfirman :

وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى

“Carilah bekal, dan sebaik-baik bekal adalah ketakwaan” 

(QS. Al Baqoroh: 197).

Taqwa adalah melakukan ketaatan tunduk serta patuh menjalankan apa yang diperintahkan dan mejauhi apa yang telah di larang dan meninggalkan berbagai macam kemaksiatan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sholat itu Harus dapat Mencegah Dua Perbuatan

Ciri Khas Ahlussunah Sunnah